Surat Cinta Dari Sahabat Dikampung Halaman

Jangan Pernah Menyesal Yaa akhi...

Disaat dinginnya Kesombongan Menghampirimu, dan
Ketika teriknya egois menghujam dada mu, maka
Jangan pernah katakan menyesal yaa akhi..

Yaa,
Jangan pernah katakan masa lalu lebih baik dari ujian mu saat ini..
Karna,
yakinlah Allah tak akan menguji hambanya melebihi batas kemampuan manusia.

Temukanlah belati untuk mengoyak bayang-bayang masa lalu yang selalu merayu hingga membuat engkau susah move on. Ciptakanlah sebuah konsep. yang itu akan menjadi Planning B mu ketika teori tak semudah yang kau bayangkan untuk diterapkan.

Jangan menyesal yaa akhi...

Sedih mu tak ada apa" nya dibanding tangisan kaum muslimin di Biladul Jihad.
Sakit mu tak berarti apapun bila di banding lukanya kaum muslimin di tanah-tanah penindasan.

Maka jangan pernah Menyesal yaa akhi.
Atas langkah yang engkau ambil saat ini,
sesungguhnya dalam langkah mu ada ridha Allah yang kau cari.

Yakinlah menuju Kebahagiaan (jannah) tidaklah mudah layaknya
menuju kota medan dari tanjungbalai. Namun Menuju Jannah butuh air mata,
butuh hati yang berkorban, butuh hati yang bersabar, dan butuh hati yang tangguh di setiap ujian.

Maka dari itu,
Jangan menyesal yaa akhi..
Angkat kepalamu, busungkan dadamu, dan hujamkan dalam qolbu bahwa engkau masih
punya stok keimanan yang tak terbatas untuk menuju kebahagiaan
itu meski dengan terseok-seok.

Ingatlah yaa akhi..

"Jangan pernah menyesal"

( Selasa, 17 September 2019 ; 23:20 || Thank For L.A.H)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Putera Paris